BRMP Perkebunan Tinjau Calon Lokasi PM-AAS 2027 di Aek Natas, Labuhanbatu Utara
Labuhanbatu Utara – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Perkebunan Kementerian Pertanian melanjutkan rangkaian koordinasi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan identifikasi calon lokasi Program Pertanian Modern Model – Advanced Agriculture System (PM-AAS) Tahun 2027 di Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Selasa (4/8/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kepala Pusat BRMP Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., bersama tim dan didampingi Koordinator Penyuluh Kecamatan Aek Natas serta para penyuluh pertanian setempat.

Kunjungan lapangan dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi pertanaman padi, jaringan irigasi, serta sarana pendukung lainnya yang berpotensi menjadi lokasi penerapan PM-AAS. Tim BRMP Perkebunan melakukan pengamatan terhadap beberapa hamparan sawah yang dikelola oleh tiga kelompok tani, sekaligus mengevaluasi ketersediaan air, fungsi saluran irigasi, dan potensi pengembangan kawasan pertanian secara berkelanjutan. Hasil pengamatan awal menunjukkan kawasan tersebut memiliki dukungan sumber daya air yang memadai dan berpotensi dikembangkan sebagai lokasi PM-AAS pada tahun mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, I Ketut Kariyasa juga berdialog langsung dengan para petani yang sedang beraktivitas di lahan. Diskusi membahas berbagai aspek usaha tani, mulai dari perkembangan harga gabah hingga ketersediaan pupuk. Para petani menyampaikan bahwa harga gabah saat ini relatif stabil sehingga memberikan harapan terhadap peningkatan pendapatan, sementara ketersediaan pupuk di wilayah Aek Natas juga dinilai cukup aman untuk mendukung kegiatan budidaya.

Koordinator Penyuluh Kecamatan Aek Natas bersama para penyuluh pertanian turut memaparkan kondisi pertanaman, luas areal potensial, pola tanam, serta dukungan kelembagaan tani di wilayah tersebut. Mereka menjelaskan bahwa pendampingan kepada petani terus dilakukan melalui penyuluhan teknis, fasilitasi akses sarana produksi, serta pengawalan berbagai program pemerintah guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Melalui kunjungan ini, BRMP Perkebunan menegaskan komitmennya untuk melakukan identifikasi lokasi secara komprehensif sebelum penetapan usulan PM-AAS Tahun 2027. Pendekatan yang mengedepankan kondisi riil di lapangan, didukung hasil evaluasi teknis dan aspirasi petani, diharapkan mampu menghasilkan program yang tepat sasaran dalam mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kesejahteraan petani di Kabupaten Labuhanbatu Utara.