BRMP Perkebunan dan Lahat Jalin Kerja Sama Pengembangan Kebun Entres Kopi
Bogor (21/07/2026) – Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan (BRMP Perkebunan) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat terkait pembangunan kebun entres kopi robusta serta demplot kopi robusta, arabika, dan liberika di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Selasa (21/07). Kerja sama ini merupakan langkah lanjutan dalam mendukung pengembangan komoditas kopi melalui penyediaan sumber benih unggul sekaligus memperkuat hilirisasi sektor perkebunan. Kegiatan tersebut diinisiasi dan dikawal oleh Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Penyegar dan Industri (BRMP TRI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup BRMP Perkebunan.

Kabupaten Lahat merupakan salah satu sentra produksi kopi terbesar di Provinsi Sumatera Selatan dengan luas areal lebih dari 54.000 hektare yang melibatkan sekitar 22.000 kepala keluarga petani. Sebagai penghasil kopi terbesar kedua di provinsi tersebut, Kabupaten Lahat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat penyediaan benih kopi unggul yang mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas komoditas kopi nasional.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat BRMP Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., menyampaikan bahwa komoditas perkebunan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan pertanian nasional karena banyak komoditas unggulan Indonesia berasal dari sektor ini, salah satunya kopi. Menurutnya, penandatanganan PKS ini menjadi langkah penting dalam mendukung program hilirisasi pertanian yang menjadi salah satu prioritas Kementerian Pertanian. Melalui kerja sama ini diharapkan pengembangan kebun entres dan demplot kopi dapat menghasilkan benih unggul yang berkualitas serta meningkatkan daya saing kopi Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraini, S.STP., M.Si., berharap kerja sama ini dapat mempercepat pengembangan kebun entres kopi robusta hingga memperoleh sertifikasi sebagai kebun sumber benih, sekaligus mendorong pelepasan dan pendaftaran varietas unggul kopi yang dimiliki Kabupaten Lahat di Direktorat Jenderal Perkebunan. Kedua belah pihak optimistis pada tahun 2027 Kabupaten Lahat telah memiliki kebun entres kopi robusta bersertifikat yang dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengembangan benih kopi unggul, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkebunan di Sumatera Selatan.