BRMP Perkebunan Percepat Tanam Agustus Lewat Tinjauan Lokasi PM-AAS di Labura
Labuhanbatu Utara – Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Perkebunan Kementerian Pertanian terus memperkuat upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) sekaligus menyiapkan penerapan Program Pertanian Modern Model – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Target Tanam Agustus yang dilanjutkan dengan survei calon lokasi PM-AAS pada Senin (3/8/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kepala Pusat BRMP Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., dan dihadiri jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara, kepala bidang, serta para penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, I Ketut Kariyasa menyampaikan evaluasi capaian realisasi tanam bulan Juli sekaligus strategi percepatan tanam pada Agustus. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani agar target tanam dapat tercapai secara optimal sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan nasional. Menurutnya, koordinasi yang kuat di seluruh tingkatan menjadi kunci keberhasilan percepatan tanam sekaligus mendukung implementasi program pertanian modern di daerah.

Usai rapat koordinasi, rombongan BRMP Perkebunan melanjutkan kegiatan ke Desa Kampung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, untuk meninjau calon lokasi penerapan PM-AAS. Kegiatan diawali dengan diskusi bersama para ketua kelompok tani mengenai kesiapan pelaksanaan program, kondisi lahan, dukungan kelembagaan tani, serta potensi pengembangan kawasan. Dalam kesempatan tersebut, para ketua kelompok tani menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi PM-AAS dan berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di wilayahnya.

Selanjutnya, tim BRMP Perkebunan bersama tim kerja Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan peninjauan langsung ke areal yang diusulkan sebagai lokasi PM-AAS untuk menilai kesesuaian lahan, aksesibilitas, ketersediaan sarana pendukung, dan potensi pengembangannya. Kegiatan koordinasi dan survei ini merupakan bagian dari upaya BRMP Perkebunan dalam memastikan program percepatan tanam dan penerapan inovasi pertanian modern berjalan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.