Modernisasi Perkebunan Berkelanjutan

Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian (PRMP) Perkebunan berkomitmen mempercepat transformasi pertanian nasional, khususnya di sub-sektor perkebunan menuju sistem yang produktif, efisien, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap tantangan masa depan.

Modernisasi dilakukan melalui perekayasaan teknologi, penerapan model pengelolaan yang inovatif, serta penetapan standar mutu yang memastikan keberlanjutan usaha tani dan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global.

Standar Nasional Indonesia (SNI)

PRMP Perkebunan mendorong penerapan Standar Nasional Indonesia di sektor pertanian khususnya di sub-sektor perkebunan untuk menjamin mutu, keamanan, dan keberlanjutan produksi. Standar ini mencakup benih, bibit, proses budidaya, pascapanen, hingga produk akhir, sehingga hasil pertanian Indonesia memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Perumusan Standar Instrumen Perkebunan

PNPS 2022 - RSNI 2023

  1. Revisi SNI 3392:2023 Cengkih
  2. Revisi SNI 7312:2023 Benih tebu
  3. SNI 9229:2023 Sistem budidaya monokultur kelapa dalam
  4. SNI 9191:2023 Benih kopi arabika (Coffea arabica L.)
  5. SNI 9228:2023 Daun kelor kering (Moringa oleifera)

PNPS 2023 - RSNI 2024

  1. Revisi SNI 01-3393-1994 Jahe kering 
  2. Revisi SNI 7953:2014 Kunyit
  3. Revisi SNI 01-7162-2006 Benih tembakau (Nicotina tabacum L.) – kelas benih dasar (BD) dan benih sebar (BS)
  4. Revisi SNI 01-7159-2006 Benih wijen (Sesamum indicum L.) – kelas benih dasar (BD), benih pokok (BP), dan benih sebar (BR)
  5. Revisi SNI 01-7157-2006 Benih kelapa dalam (Cocos nucifera L. var. Typica)
  6. Revisi SNI 01-7158-2006 Benih kelapa genjah (Cocos nucifera L. var. Nana)
  7. SNI Benih kakao (Theobroma cacao L.)
  8. SNI Benih kopi robusta cabang ortotrop (Coffea canephora L.)