Gagasan Standar Instrumen Perkebunan Bertajuk Strategi Percepatan Pembentukan LSPro Perkebunan
Bogor - Komoditas perkebunan merupakan salah satu sumber devisa utama negara, maka dari itu kebijakan yang mendukung penerapan standar sangat penting dalam rangka meningkatkan daya saing produk perkebunan di pasar internasional.
Untuk mendukung upaya tersebut, BSIP Perkebunan mengadakan kegiatan Penyampaian Gagasan Standar Instrumen Perkebunan dengan tajuk Strategi Percepatan Pembentukan LSPro Perkebunan (1/12/2023).
Acara dibuka oleh Koordinator KSPHS, R. Dani Medionovianto, S.Pt., M.A.P mewakili Kepala Pusat (Kapus) BSIP Perkebunan. Dalam arahan Kapus yang disampaikan oleh Dani, disebutkan bahwa acara FGD yang mengundang perwakilan dari berbagai stakeholder, seperti: Barantin, BSN, BRIN, Ditjen Perkebunan, pihak swasta, dan UK/UPT lingkup BSIP, bertujuan mendapatkan umpan balik agar strategi pembentukan LSPro Perkebunan dapat lebih disempurnakan dan segera dieksekusi.
"Sarana budidaya dan produk pertanian harus memenuhi standar mutu. Maka diperlukan penilaian kesesuaian dengan melakukan pengujian yang salah satunya akan dilakukan oleh LSPro Perkebunan", jelas Dani.